close
Powered by Blogger.

Mengenal Spiritual Jawa Di Masa Modern

Sebagai orang Jawa kita akan merasamalu jika tidak mengenal aspek spiritual yang di lakukan orang Jawa. Bahkan saking hebatnya justru banyak terkenal di luar negeri ketimbang di negerinya sendiri.
Dalam perjalanannya berdampingan dengan spiritual Islam dan Budah serta Hindu, Spiritual Jawa mempunyai kelas tersendiri dengan banyaknya nilai agung yang di telurkan tokoh masa lalu, sebut saja dari Keraton Ngayogyokarto Jiwa kesatria Jawa menurut Sinuhun Sri Sultan HB VIII ing Ngayogyakarta Hadiningrat.

1. Sêwiji : menyatukan kebulatan tekad dan segenap potensi diri untuk satu tujuan.
2. Grêgêt : dinamika jiwa yg disalurkan dalam gerak, usaha, perjuangan meraih tujuan.
3. Sêngguh : percaya pada kekuatan diri sendiri, dilandasi jatidiri yang kokoh, mampu mengendalikan dan memenej kekuatan dan potensi diri dengan baik.
4. Ora mingkuh (mingkuh : tinggal glanggang glanggang colong playu). Artinya, tidak meninggalkan tanggungjawab dan tugas dalam meraih tujuan. Teguh hati dan kuat dalam menjaga prinsip. Sekalipun menghadapi tantangan berat.
Ajaran yang pernah tumbuh di Jawa dan mengakar sampai hari ini, setidaknya bisa dibagi dalam tiga kategori

1. Jawadīpa.
2. Jawa Buda.
3. Kêjawen.

1. Jawadīpa

Ajaran asli Jawa yang sampai hari ini belum kita temukan referensinya secara jelas. Namun beberapa bentuk keyakinan bisa ditemui pada keyakinan-keyakinan selanjutnya.

2. Jawa Buda (Śiwa Buddha).

Ajaran Śiwa yang sudah bercampur dengan ajaran Buddha Mahayana/ Tantrayana berikut bercampur dengan ajaran Jawadīpa. Ajaran ini mencapai puncak keemasan pada masa Majapahit.

3. Kêjawen

Ajaran Tassawuf Islam yang berbalut ajaran Jawa Buda. Muncul pasca Majapahit. kitab WIRD HIDAYAT JATI adalah pegangan bagi islam kejawen.

Dalam Spiritual Jawa tidak lepas dari yang namanya Guru sejati ,
Ilmu Jawa melihat ROH manusia memiliki PEMBIMBING yang disebut sebagai GURU SEJATI

Guru Sejati berdiri sendiri menjadi pendamping dan membimbing Roh. Sukma di siram "air suci" oleh Guru Sejati sehingga Sukma menjadi Sukma Sejati

Guru Sejati memiliki fungsi sebagai sumber " Pelita' Kehidupn.

Guru Sejati layak dipercayai sebagai GURU kerana ia bersifat teguh dan memiliki hakekat 'Sifat-sifat Tuhan' (Frekuensi Kebaikan) yang abadi tetap tidak berubah.

Guru Sejati adalah 'data Pancaran (Projector) dari rasa yang merupakan rasa yang sumbernya adalah kehendak Tuhan.  Terminologi Jawa menyebutnya sebagai RASA SEJATI. Tidak diragukan apabila peranan Guru Sejati akan 'mewarnai' energi hidup atau roh menjadi energi suci.  Roh Sejati telah mendapat 'Petunjuk' Tuhan dalam konteks ini adalah hakikat Rasa Sejati,  Maka peranan Roh tersebut tidak lain sebagai 'Utusan Tuhan'

Jiwa, nafs yang diperkuat dengan Sukma Sejati perlu didampingi Guru Sejati kerana ia dapat dikalahkan oleh Nafsu yang berasal daripada Jasad manusia.  Jiwa yang ditundukkan oleh nafsu hanya akan berubah karekternya menjadi jahat.

Ilmu seseorang dikatakan sudah mencapai puncaknya apabila sudah bertemu Guru Sejati. wujudnya mirip dengan diri kita sendiri Melihat diri sendiri menjelma menjadi DUA seperti melihat cermin.
Bagi yang dapat merasa Sukma, maka akan melihat kembarannya yang mirip sukma atau badan halusnya sendiri.  Wujud kembaran itulah entitas Guru Sejati kerana Guru Sejati memiliki sifat hakekat Tuhan, maka segala nasehatnya akat tepat dan benar adanya.  Tidak akan menyesatkan.
bbbb

Susuk Kecantikan, Manfaat Dan Pantangannya

                Wajah cantik dan mempesona adalah idaman setiap wanita sehingga banyak dari mereka menghalalkan cara agar tampak cantik tanpa operasi. Memang jika dibanding operasi plastik, pasang susuk lebih murah dan dianggap lebih cepat serta aman bagi pemakainya, apa benar? ternyata selain memberi manfaat instan kepada pemakainya , susuk juga bisa membawa petaka bagi pemakainya terutama yang berbahan logam mulia dan juga berlian. Hal ini akan membuat badan kita setelah mati akan ditolak oleh bumi.

Susuk kecantikan memang khusus untuk wanita sehingga memudahkan mereka mencapai tujuannya.tapi mungkinkah susuk itu akan selamnya membuat wajah anda cantik? perludipikirkan secara medalam dan renungi agar bahaya kita yang berhubungan dengan ibadah kepada Allah SWT tidak sia sia karena susuk ini. SUSUK ialah memasukkan sesuatu benda ke dalam tubuh dengan cara tertentu untuk tujuan tertentu. Biasanya susuk dipasang untuk tujuan kecantikan, kekuatan, awet muda dan penunduk. Pemakaian susuk biasanya melibatkan campur tangan jin yang di puja  bagi menjaga kawasan anggota yang dipakai susuk, Susuk di pakai pada muka bagi tujuan tarikan kecantikan pada pinggang, betis, alat-alat sulit bagi tujuan kecantikan.

susuk merupakan salah satu ilmu pemikat yang memiliki kekuatan gaib, dan bagi para pemakai susuk akan mempunyai kepercayaan diri tersendiri. Hal ini dikarenakan, kekurangan dirinya tertutupi oleh pengaruh susuk tersebut, sehingga tak heran sampai hari ini banyak orang yang menggunakannya.

setiap ilmu gaib yang tujuannya untuk kepentingan menipu, ataupun sebuah kejahatan biasanya ada yang namanya konsekwensi, Konsekwensi bagi orang yang memakai susuk sebenarnya berbahaya bagi dirinya sendiri. " sebenarnya memakai susuk itu berbahaya,"

Sedangkan bahaya bagi orang yang memakai susuk itu sendiri ialah mengganggu pada kesehatanya, pasca memakai susuk biasanya orang tersebut mengalami sakit-sakitan, selain sakit-sakitan, terkadang berefek pada ganguan kejiwaannya. "efek samping memakai susuk cukup berbahaya "

Selain efek samping dari pemakai susuk mengalami gangguan pada kesehatan dan jiwa, ternyata pemakai susuk itu, meninggalnya susah, soalnya khoddam ataupun kekuatan dari susuk itu sendiri masih gandoli (tidak mau ditinggal peniliknya). melihat efek yang seperti ini, alangkah baiknya jangan memakai susuk,"orang yang memakai susuk sulit meninggalnya"

 Sebaiknya orang yg memakai susuk itu dilepas aja sebab dapat berakibat di belakang hari, yaitu membuat ruh sulit keluar saat proses sakaratul maut (ihtidlor). biasanya pula ruh yg sulit keluar itu dikarenakan masih punya tanggungan (sprit tanggungan hutang,meminjam barang,mendzalimi orang lain,dll). kesulitan mnghembuskan nafas terakhir itu terlihat saat ruhnya di cabut. ia mengerang sangat kesakitan & bahkan pula sampai guling2 ditanah, sehingga orang yang melihat merasa kasihan, iba & tidak tega melihat keadaan yg demkian.

Saya kira dibandingkan dengan manfaat yang semu dari pemasangan susuk sebaiknya kita urungkan saja memakainya, selain berbahaya bagi kesehatan juga berbahaya secara ibadah dengan Allah SWT. kita dilahirkan ke dunia diberi kelebihan dan kekurangan secara proposional sehingga tidak perlu untuk memasang susuk kecantikan.
baca juga Melindungi rumah dari gangguan babi ngepet
bbbb

Melindungi Bayi Dari Gangguan Jin dan Setan

                     Selamat datang kembali ke blog jalmokiniro yang sering sekali dimasuli mahkluk halus, namun saat ini akan mencoba memposting bagaimana melindungi bayi dari gangguan jin atau setan.Ada ragam cara untuk melindungi bayi kita dari gangguan itu. namun kita sebagai orang tua wajib membekali ilmu dan juga ajaran yang sesuai dengan aturan agama Islam. Lalu bagaimana melindungi anak- anak kita dari gangguan setan agar tidak terjerumus dalam perangkap- perangkap setan (dari golongan jin dan manusia):

Pertama:

Proses permintaan perlindungan anak dimulai sebelum melakukan hubungan suami istri, yaitu dengan meminta perlindungan kepada  Allah Subhanahu Wata’ala di saat sebelum berhubungan, dan ini adalah salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu:

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَ

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.” ( HR. Al-Bukhari 6/141, Muslim 2/1028.)

Jika kita mengamalkan doa tersebut, sabda Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Apabila ditakdirkan mendapatkan anak, maka ia (anak itu) tidak akan diganggu oleh syaitan selama-lamanya.”

Kedua:

Perlindungan ketika anak tersebut telah lahir ke dunia. Maka yang pertama kali dilakukan adalah memohon perlindungan kepada allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan doa- doa yang baik, misalnya,

“Wahai Robb lindungilah anakku, Alhamdulillah anakku lahir sehat wal’afiat lalu setelah ini wahai Robb, jangan hanya Engkau sehatkan tubuhnya, jangan hanya Engkau sehatkan fisiknya, aku juga memohon kepada MU supaya Engkau berkenan untuk menjadikan anakku selalu dilindungi dari godaan setan, supaya anakku tidak tersesat ‘ditengah jalan’, supaya anakku berbakti kepada orang tuanya, dan supaya anakku taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta Rasulnya”

Inilah yang dicontohkan oleh ibundanya Maryam (istri Imran) tatkala melahirkan anaknya yang bernama Maryam. Yang namanya diabadikan secara khusus oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Surat Al- Qur’an. (yaitu surat Maryam)

Lihatlah bagaimana resep ibundanya Maryam dalam mewujudkan cita- citanya yang mulia agar bisa menjadikan anaknya yang bernama Maryam, menjadi anak yang solehah. Hal ini tertuang dalam Al- Qur’an Surat Ali Imran ayat 36,

وَ إِنِّي سَمَّيْتُها مَرْيَمَ وَ إِنِّي أُعيذُها بِكَ وَ ذُرِّيَّتَها مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ

“Dan aku telah menamainya Maryam, dan sesungguhnya aku memperlindungkannya dan keturunan-keturunannya kepada Engkau daripada syaitan yang terkutuk” (ujung ayat 36).

atau bisa juga dengan doa Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada kedua cucunya Hasan dan Husein

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة

“Aku berlindung kepada Allah untukmu berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari segala setan, binatang yang berbisa dan pandangan mata yang jahat.”” — HR. Al-Bukhari 4/119

dan masih banyak lagi. yaitu dengan memberi pelajaran keagamaan sedini mungkin untuk menanamkan keimanan pada diri sianak.
bbbb

Sifat Negatif Yang Membuat Aura Wajah Pudar

                             Berbicara tentang aura wajah maka kita bisa kembali membuka lembaran arsip blog ini, namun jika anda malas untuk membuka mari kita segarkan ingatan kita sejenak. Aura wajah adalah sinar yang keluar dari wajah kita yang membuat pemilik dan juga orang disekitarnya merasa nyaman. Bisa jadi seseorang yang memiliki aura wajah cantik dan berwibawa serta di segani kawan maupun lawan. Namun berjalannya waktu aura wajah walaupun secara teori tidak mempunyai pantangan tetapi gaya hidup seseorang akan sangat berppengaruh terhadap aura wajah kita. Dan sebagai Muslim biasanya aura wajah dikaitkan dengan ibadah kita dalam kesehariannya.


Namanya hidup bersosialisasi tak luput dari efek negatif , termasuk kebiasaan kita yang sangat merugikan aura wajah kita, terlihat redup dan hitam seperti awan yang lagi mendung. Dan sifat itu adalah;

1. Berbohong
Jika kita berbohong satu kali maka kebohongan itu akan berlanjut untuk menutupi kebohongan yang lain. ibarat virus kebohongan adalah musuh utama dari Aura wajah. Semakin banyak kita berbohong walaupun itu kecil  pasti akan merusak ctra aura wajah dan juga menghanguskannya.

2. Berkhianat
Adalah salah satu faktor utama seseorang kehilangan ilmu ini, selain akan dijauhi dalam kehidupan dan rejeki ,  pasti berkhianat kelak akan menimpa diri kita juga. Siapa yang menananm pasti menuai.

3. Berdosa
Siapapun manusia didunia pasti berdosa tetapi dosa dosa yang besar akan emmbuat aura negatif lebih dominan ketimbang aura positif .Hal ini dikarenakan beban dosa dan juga beratnya siksa yang akan diterima nanti terpancar di wajah kita.

4. Makan makanan Haram
Dan salah satu sifat yang berkaitan dengan makanan adalah suka mengkonsumsi makanan haram akan membuat buyar aura positif dalam tubuh kita dan sangat tidak dianjurkan untuk menghindari makanan haram.

Dan masih banyak lagi, apapun hal ataupun sifat yang diutarakan diatas semata mata untuk membatasi tingkah laku manusia agar tidak terjerumus dalam dosa dan juga kemusyrikan.
baca juga macam ilmu trawangan
bbbb

Fungsi Dan Manfaat Ilmu Kanuragan

Ilmu diciptakan selalu membuat manfaat bagi manusia, walau terkadang ilmu tersebut di salah gunakan sehingga terkesan ilmu yang tidak bermanfaat. Dan Ilmu kanuragan juga mempunyai banyak manfaat salah satunya bisa kita baca terus dibawah ini;

1. Ilmu Kanuragan atau Ilmu Kekebalan

Berfungsi untuk bela diri secara metafisik. Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang dengan kekuatan yang luar biasa.

2. Ilmu Kawibaan dan Ilmu Pengasihan

Fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kawibaan dimanfaatkan untuk menambah daya tarik kepemimpinan dan menguatkan energi komunikasi atau kata-kata yang diucapkan, disegani masyarakat dan perintahnya dituruti. Ilmu Pengasihan atau ilmu pelet adalah ilmu yang membuat simpati dan rasa sayang orang lain. Membuat pujaan hati jatuh cinta. Ilmu ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding termasuk memulangkan orang yang pergi jauh. Termasuk dalam ilmu pengasihan ini adalah ilmu penglarisan untuk menggaet pembeli agar datang ke toko dan usaha bisnis kita.

3. Ilmu Trawangan & Meraga Sukma

Ilmu trawangan berfungsi untuk menajamkan mata batin hingga dapat menangkap isyarat yang halus, melihat jarak jauh, tembus pandang dan lain-lain. Sedangkan Ilmu Meraga Sukma adalah kelanjutan dari Ilmu Trawagan. Dalam ilmu trawangan hanya mata batin saja yang berkeliaran kemana-mana, sedangkan jika sudah menguasai ilmu Meraga Sukma seseorang bisa melepaskan ruh untuk melakukan perjalanan astral. Baik Ilmu Trawangan maupaun Meraga sukma adalah ilmu yang membutuhkan keteguhan dan kebersihan hati. Biasanya hanya dikuasi oleh orang yang sudah tua.

4. Ilmu untuk Pertunjukan

Hanya bisa digunakan untuk pertunjukan di panggung. Ilmu ini mirip dengan ilmu kanuragan karena bisa memperlihatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam, minyak panas dan air keras namun sebenarnya hanya dipakai sebagai pertunjukan saja

5. Ilmu Pengobatan
Ilmu kesehatan tubuh dan dimanfaatkan untuk mengobati berbagai jenis penyakit baik yang fisik maupun yang metafisik. Misalnya ilmu yang dimiliki mak erot, amalan agar kuat seks, dan ilmu supranatural alternatif yang digunakan untuk mengobati darah tinggi, diabetes dan lainnya.

Olah kanuragan adalah seperti olah raga. Namun biasanya tidak hanya raganya saja yang dilatih untuk menguasai jurus-jurus, kuncian maupun kemahiran untuk menyerang dan bertahan. Namun juga kemampuan membangkitkan tenaga dalam. Tenaga dalam yang diganbung dengan amalan batin khusus (laku) kemudian menjadi ilmu dan ajian yang sangat banyak jenisnya. Ajian ini bersumber dari energi yang tidak nampak oleh mata.

Dari semua manfaat ilmu kanuragan diatas, ternayta ilmu juga digolongkan menjadi 2 macam yang terjadi karena dipergunakan secara negatif oleh pemiliknya sehingga digolongkan menjadi ilmu kanuragan hitam atau ilmu kanuragan putih. Mereka sering di kategorikan seperti itu karena bisa untuk berbuat jahat.
Baca juga Asal mula ilmu kanuragan
bbbb

Asal Mula Ilmu Supranatural

                         Pertanyaan terbesar dari kita adalah dari mana ilmu Supranatural yang kita miliki, mungkin untuk mereka yang termasuk golongan sufi maka jawabannya sudah jelas yaitu dari Allah SWT. Tetapi dengan jawaban yang singkat itu tak membuat kita puas . namun sebagai referensi kita bisa mencoba mengurai benang merah dalam kehidupan yang dinamis ini. DARI MANA ASAL ILMU SUPRANATURAL?
Setidaknya, seseorang memiliki kemampuan atau mampu menguasai ilmu ajian berasal dari:

1. Warisan
Seseorang bisa mendapatkan warisan ilmu supranatural dari kakek-buyut simbah-canggah, orang tua maupun orang lain yang yang tidak dikenalnya sama sekali. Mereka yang mendapatkan ajian ini secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya sudah memiliki ajian tertentu. Maka orang menyebut sebagai “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka sebelumnya.

2. Menjalankan Laku Tirakat.
Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan. Tirakat tersebut bisa berupa amalan, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu supranatural. Berhasil atau tidaknya menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan.

3. Pengisian.
Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian. Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian ilmu hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.

APA EFEK SAMPINGNYA?
Beberapa orang masih menyakini bahwa pemilik Ilmu Gaib akan mengalami kesulitan hidup dan siksaan saat sakaratul maut menjelang kematian dan ini benar JIKA orang yang bersangkutan menanam NIAT BURUK dan MENGAMALKAN AJIAN tersebut untuk tujuan buruk. Maka hukum karma/sebab akibat harus ditanggungnya. Namun, apabila dia menanam NIAT BAIK dan MENGAMALKAN AJIAN tersebut untuk tujuan yang baik dan positif, misalnya untuk membela diri, membela kebenaran dan ajaran keyakinan yang dimiliki maka hukum sebab akibat juga akan diterimanya langsung dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ada sebuah mitos bila orang akan miskin bila memiliki ajian tertentu, maka hal ini tidak benar. Rizqi dan nasib kita ada di “tangan-Nya”. Bukan di tangan khodam ajian. Bila kebetulan orang yang memiliki ajian itu miskin, maka itu bukan disebabkan oleh ilmunya, melainkan karena malas bekerja, tidak memiliki kemampuan dan kompetensi tertentu dan sebagainya.

Yang perlu diperhatikan bahwa kebanyakan orang yang memiliki ilmu gaib maka dia biasanya menjadi SOMBONG. Perlu diketahui bahwa KESOMBONGAN inilah sebenarnya yang dilarang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. RASA MEMILIKI yang berakibat KESOMBONGAN inilah yang tidak diperkenankan dan akan nyrimpeti LAKU kita dalam menjalani SANGKAN PARANING DUMADI nya manusia. Jadi bukan ilmu supranaturalnya yang dilarang namun karena dampak sifat negatif yang ditimbulkannya yang berpengaruh. Apalagi bila pemilik ilmu spuranatural ini malas bekerja dan hanya menunggu uluran tangan orang lain maka dia akan dikutuk oleh Tuhan. Akhirnya bisa disimpulkan bahwa negatif dan positifnya Ilmu Suptanartural tergantung pada NIAT DAN LAKU AMALAN dan PERBUATAN pemiliknya.

Supranatural salah satu cabang ilmu yang kompleks yang sebagaian menganggap hanya omong kosong tetapi bagi sebagian orang itu hal yang sulit diterima akal sehat.
baca juga Mantra pengobatan orang Banjar
bbbb

Cara Mengasah Dan Mempertajam Mata Bathin

                      Jika punya pisau sudah lama tidak diasah pasti karatan dan juga tumpul begitupun mata batin jika tidak di asah kemampuannya akan berkurang dan juga tumpul. untuk itu anda perlu mengasah kemampuan mata batin anda . Salah satu cara termudah mengasah ketajaman nya adalah dengan terus berlatih atau dengan menggunakannya sehingga mudah digunakan dan juga semakiin jelas. namun jika cara diatas kurang anda bisa mencoba cara sebagai berikut;

Baca juga Doa penangkal santet yang ampuh

Berikut amalan doa untuk mempertajam penglihatan bathin kita :

1. Bangun tengah malam di atas jam dua belas malam atau lebih.
2. Mandi Taubat. atau mandi besar
3. Sholat Taubat 2 Raka’at
4. Sholat Tahajjaud 2 Raka’at
5. Sholat Hajat 2 Raka’at
6. Lalu setelah selesai sholat membaca :

Cara melindungi bayi dari gangguan jin dan setan

    Hadarat atau kirim alfatihah untuk NabiMuhammad Saw
    Hadarat atau kirim alfatihah Syaikh Abdul Khodir Al-Dzaelani
    Surat Al-fatihah sebanyak 21 X,
    Surat Al-ikhlash 21 X
    Sholawat Nabi  33 x
    Istighfar 77 x
    LAA ILAHA ILLALLAH 111 X

Dan yang terakhir baru di baca do’a  :

” Allaahu nuurus-samaawaati wal-ardhi matsalu nuurihikamisykaatin fiihaa mishbaahul-mishbahu fii zujaajatiz-zujaajatu ka’annahaa kawkabun durriyyun yuqaadu min syajaratim-mubaarakatin zaituunitilla syarqiyyatin wa laaghariyyatin yakaadu zaituha yudhii’u wa law lam tamsashunaaruun nuurun ‘ala nuurin yahdiillaahu linuurihi man yasyaa’wa yadh-ribullaahul-amsaala linnasi wallaahu bikulli syai’in
‘aliim “.

Doa puter giling/mengembalikan barang yg hilang

Dibaca sebanyak 21 X dan setiap selesai satu kali bacaan langsung tiup ke air.
Dan lakukanlah amalan ini selama 24 hari.
Atau bila memungkinkan melakukan puasa selama 7 hari

Setelah selesai,  air yang sudah anda salurkan energi do’a nya anda minum sehabis sholat shubuh segelas sedang dan langsung anda teteskan 3 kali tetesan ke mata kanan dan kemata kiri 3 kali tetesan juga.

segelas lagi di waktu adzan sholat maghrib, dan juga airnya anda tetesi ke mata kanan sebanyak 3 kali tetesan, dan kemata kiri 3 kali tetesan juga.
Namun perlu diingat walaupun kita sudah menguasai ilmu mata batin hendaknya tetap ditemani guru atau pembimbing agar tidak kebabalsan.
baca juga 10 cara mengasah kemampuan mata batin
bbbb

10 Cara Mengasah Mata batin

 Mata bathin juga bisa diibaratkan seebuah senjata tajam, jika lama dan tidak pernah diasah maka sudah barang tentu dia akan berkarat dan tumpul sehingga perlu diasah dan dikembangkan menjadi lebih tajam lagi. Begitu pun ilmu mata batin wajib diasah agar kemampuannya meningkat. Dan kita bisa meningkatkan ketajaman ilmu mata batin misalkan dengan cara dibawah ini;


1. Z i k i r.
Zikir memiliki pengaruh yang kuat terhadap kecemerlangan cahaya batin. Hati yang selalu terisi dengan Cahaya Zikir akan memancarkan Nur Allah dan keberadaannya akan mempengaruhi perilaku yang serba positif.

Kebiasaan melakukan zikir dengan baik dan benar akan menimbulkan ketentraman hati dan menumbuhkan sifat ikhlas. Hikmah zikir amatlah besar bagi orang yang ingin membangkitkan kekuatan indera keenamnya ( batin ). Ditinjau dari sisi ibadah, zikir merupakan latihan menuju Ikhlasnya hati dan Istiqomah dalam berkomunikasi dengan Al Khaliq ( Sang Pencipta ).

Ditinjau dari sisi kekuatan batin, zikir merupakan metode membentuk dan memperkuat Niat Hati, sehingga dengan izin Allah SWT, apa yang terdapat dalam hati, itu pula yang akan dikabulkan oleh Allah SWT. Dengan kata lain, zikir memiliki beberapa manfaat, diantaranya : Membentuk, Memperkuat Kehendak, Mempertajam Batin, sekaligus bernilai Ibadah.

Dengan zikir berarti membersihkan dinding kaca batin, ibarat sebuah bohlam lampu yang tertutup kaca yang kotor, meyebabkan cahaya-sinarnya tidak muncul keluar secara maksimal. Melalui zikir, berarti membersihkan kotoran yang melekat sehingga kaca menjadi bersih dan cahaya-sinarnya bisa memancar keluar.

2. Do'a.
Seseorang yang ingin memiliki kekuatan Rohani pada dirinya, hendaklah memperbanyak do'a kepada orang lain, disamping untuk diri sendiri dan keluarganya. Caranya, cobalah anda mendo'akan seseorang yang anda kenal dimana orang itu sedang mengalami kesulitan.

Menurut para Ahli Hikmah, seseorang yang mendo'akan sesamanya maka reaksi do'a itu akan kembali kepadanya, contohnya : Anda mendo'akan si "A" yang sedang dirundung duka agar Allah berkenan mengeluarkan dari kedukaan, maka yang pertama kali merasakan reaksi do'a itu adalah orang yang mendo'akan, baru setelah itu reaksi do'anya untuk orang yang dituju.

Karena itu semakin banyak anda berdo'a untuk kebaikan sahabat, guru anda, orang yang dikenal / tidak dikenal, siapa pun juga, maka akan semakin banyak kebaikan yang akan anda rasakan. Sebaliknya jika anda berdo'a untuk kejelekan si "A" sementara si "A" tidak patut di do'akan jelek maka reaksi do'a tersebut akan kembali kepada Anda. Contohnya : Anda berdo'a agar si "A" jatuh dari sepeda motor, maka boleh jadi anda akan jatuh sendiri dari sepeda motor, setelah itu baru giliran si "A".

Tetapi dalam sebuah Hadist disebutkan, Seseorang yang berdo'a untuk kejelekan sesamanya maka do'a itu melayang-layang di Angkasa, jika orang yang dido'akan jelek itu orang zalim maka Allah SWT akan memperkenankan do'anya, sebaliknya jika orang yang dituju itu orang baik-baik, maka do'a itu akan kembali menghantam orang yang berdo'a.

Dari sini lalu timbul konsep "Saling Do'a men Do'akan" seperti guru memberikan atau menghadiahkan do'a berupa surat Al Fatehah kepada muridnya. Sebaliknya murid pun berdo'a untuk kebaikan gurunya. Lalu siapa yang patut disebut guru?. Guru adalah orang yang memberikan informasi pengetahuan akan suatu ilmu. Dimana ilmu itu selanjutnya kita amalkan dan bermanfaat.

Dalam Hadist yang lain disebutkan bahwa do'a yang mudah dikabulkan adalah do'a yang diucapkan oleh seorang sahabat Secara Rahasia, Mengapa ?? ini disebabkan karena do'a itu diucapkan secara Ikhlas. Keikhlasan memiliki nilai (kekuatan) yang sangat tinggi.

Karena itu perbanyaklah berdo'a atau mendo'akan sesama yang sedang dirundung duka. Insya Allah reaksi dari do'a itu akan anda rasakan terlebih dahulu, selanjutnya baru orang yang anda do'akan, semoga .
Di samping itu, mendo'akan seseorang memiliki nilai dalam membentuk kepribadian lebih peka terhadap persoalan orang lain. Jika hal ini dikaitkan dengan janji Allah ; Bahwa barang siapa yang mengasihi yang dibumi maka yang dilangit akan mengasihinya, berlakulah hukum timbal balik. Siapa menanam kebajikan ia akan menuai kebajikan juga, sebaliknya jika ia menanam kezaliman maka ia pun akan menuai kezalimannya juga.

3. Shalawat Nabi.
Mungkin sudah sering/ pernah mendengar nasihat dari orang-orang tua kita bahwa kalau ada bahaya, kita disarankan salah satunya adalah untuk memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Konon dengan membaca salawat kepada Nabi, Allah SWT akan mengutus para malaikat untuk ganti mendo'akan keselamatan kepada orang itu. Dalam beberapa hadist Rasullullah SAW banyak kita temukan berbagai keterangan tentang Afdalnya bershalawat. Diantaranya : "Setiap do'a itu Terdindingi, sampai dibacakan Shalawat atas Nabi ". (HR. Ad- Dailami).

Pada hadist yang lain yang diriwayatkan oleh Ahmad, Nasa'I dan Hakim, Rasullullah SAW bersabda, "Barang siapa membaca Shalawat untuk Ku sekali, maka Allah membalas Shalawat untuknya sepuluh kali dan menanggalkan sepuluh kesalahan darinya dan meninggikannya sepuluh derajat ".

Yang berkaitan dengan urusan kekuatan batin, terdapat dalam Hadist yang diriwayatkan Ibnu Najjar dan Jabir, "Barangsiapa ber-Shalawat kepada Ku dalam satu hari seratus kali, maka Allah SWT memenuhi seratus hajatnya, tujuh puluh daripadanya untuk kepentingan akhiratnya dan tiga puluh lagi untuk kepentingan dunianya".

Berdasarkan hadist-hadist itu, benarlah adanya jika orang-orang tua kita menyuruh anak-anaknya untuk memperbanyak shalawat. Karena selain merupakan penghormatan kepada junjungannya juga memiliki dampak yang amat menguntungkan dunia dan akhirat.

4. Makanan Halal dan Bersih.
Seseorang yang ingin memiliki kekuatan batin bersumber dari tenaga Ilahiyah harus memperhatikan makanannya. Baginya pantang kemasukan makanan yang haram karena keberadaannya akan mengotori hati. Makanan yang haram akan membentuk jiwa yang kasar dan tidak religius. Makanan yang haram disini bukan hanya dilihat dari jenisnya saja ( Misal ; Babi, bangkai, dll. ), tapi juga dari cara dan proses untuk mendapatkan makanan tersebut.

Efek dari makanan yang haram ini menyebabkan jiwa sulit untuk diajak menyatu dengan hal-hal yang positif, seperti : dibuat zikir tidak khusuk, berdo'a tidak sungguh-sungguh dan hati tidak tawakal kepada Allah.
Daging yang tumbuh dari makanan yang haram selalu menuntut untuk diberi makanan yang haram pula. Seseorang yang sudah terjebak dalam lingkaran ini sulit untuk melepaskannya, sehingga secara tidak langsung menjadikan hijab atau penghalang seseorang memperoleh getaran/ cahaya Illahiyah.

Disebutkan, setitik makanan yang haram memberikan efek terhadap kejernihan hati. Ibarat setitik tinta yang jatuh diatas kertas putih, semakin banyak unsur makanan haram yang masuk, ibarat kertas putih yang banyak ternoda tinta. Sedikit demi sedikit akan hitamlah semuanya.

Hati yang gelap menutupi hati nurani, menyebabkan tidak peka terhadap nilai-nilai kehidupan yang mulia. Seperti kaca yang kotor oleh debu-debu, sulitlah cahaya menembus nya. Tapi dengan zikir dan menjaga makanan haram, hati menjadi bersih bercahaya.

Begitu halnya jika anda menghendaki dijaga para malaikat Allah, jangan kotori diri anda dengan darah dan daging yang tumbuh dari makanan yang haram. Inilah mengapa para ahli Ilmu batin sering menyarankan seorang calon siswa yang ingin suatu ilmu agar memulai suatu pelajaran dengan laku batin seperti puasa.
puasa itu bertujuan menyucikan darah dan daging yang timbul dari makanan yang haram. Dengan kondisi badan yang bersih, diharapkan ilmu batin lebih mampu bersenyawa dengan jiwa dan raga. Bahkan ada suatu keyakinan bahwa puasa tidak terkait dengan suatu ilmu. Fungsinya hanya untuk mempersiapkan wadah yang bersih terhadap ilmu yang akan diwadahinya

5. Menjauhi  Dosa Besar.
Menjauhi dosa-dosa besar juga dalam upaya membersihkan rohani. Di mana secara umum kemudian dikenal pantangan Ma-Lima yaitu : Main, Malahung, Minum, Maling dan Madat, yang artinya berjudi, zina, mabuk-mabukan, mencuri dan penyalahgunaan narkotika.

Walau lima hal ini belum mencakup keseluruhan dosa besar tetapi kelimanya diyakini sebagai biang dari segala dosa. Judi umpamanya, seseorang yang sudah terlilit judi andaikan ia seorang pemimpin maka cendrung korup dan hanya kecil kejujuran yang masih tersisa padanya.

Begitu halnya dengan perbuatan seperti zina, mabuk-mabukan, mencuri, dan menyalahgunakan narkotika diyakini sebagai hal yang mampu menghancurkan kehidupan manusia. Karena itu orang yang ingin memiliki kekuatan batin yang hakiki hendaknya mampu menjaga diri dari lima perkara ini.
Seseorang yang sudah  "Kecanduan" satu diantara yang lima perkara ini bukan hanya rendah dipandang Allah, dipandangan manusia biasa pun ikut rendah. Nurani yang kotor menyebabkan do'a-do'a tidak terkabul.

Beberapa langkah apabila dilakukan secara konsekuen, Insya Allah menjadikan manusia "Sakti" Dunia Akhirat. Getaran batinnya kuat, ibarat voltage pada lampu yang selalu di tambah getarannya sementara kaca yang melingkari lampu itu pun selalu dibersihkan melalui laku-laku yang positif.

Hikmah suatu amalan (bacaan) biasanya terkait dengan perilaku manusianya. Dalam hadistnya Turmudzi meriwayatkan, "Seseorang yang mengucapkan Laa ilaha illallah dengan memurnikan niat, pasti dibukakan untuknya pintu-pintu langit, sampai ucapannya itu dibawa ke Arsy selagi dosa-dosa besar dijauhi".
Hadist ini bisa ditafsiri bahwa suatu amalan harus diimbangi dengan pengamalan. Adanya keselarasan antara ucapan mulut dengan tindakan menyebabkan orang itu mencapai hakikatnya "Kekuatan-Kesaktian".

6.  Ikhlas dan Menjauhi  Tamak.
Seseorang yang memiliki hati ikhlas, tidak rakus dengan dunia lebih memiliki kepekaan dalam menyerap pelajaraan ilmu batin. Secara logika, orang yang berhati ikhlas lebih mudah memusatkan konsentrasinya pada satu titik tujuan, yaitu persoalan yang dihadapinya.

Disebutkan bahwa orang yang berhati ikhlas diperkenankan Allah SWT untuk : Berbicara, Melihat, Berpikir dan Mendengar bersama dengan Lidah, Mata, Hati dan Telinga Allah ( baca hadist Thabrani ).

Hati yang ikhlas identik dengan ketiadaan rasa tamak. Orang yang memiliki sifat ikhlas dan tidak tamak amat disukai manusia. Rasullullah SAW pernah didatangi seorang sahabat yang ingin meminta resep agar disukai Allah SWT dan disukai sesama manusia. Rasullullah bersabda : "Jangan rakus dengan Harta Dunia, tentu Allah akan menyenangimu, dan jangan tamak dengan hak orang lain, tentu banyak orang yang menyenangimu ".
Hadist ini jika dikaitkan dengan kehidupan para spiritualis mereka memiliki power pertama kali disebabkan karena kharismanya, jika seseorang itu banyak disukai sesamanya maka apa yang diucapkan pun akan dipercaya. Sebaliknya walau orang itu berilmu tinggi tetapi kalau tidak disukai sesamanya maka apa yang diucapkannya pun tidak akan ada yang menggubris.

7. Bersedekah ( Dermawan ).
Bersedekah selain untuk tujuan ibadah sosial juga memiliki pengaruh terhadap menyingkirnya bahaya. Banyak hadist membahas masalah sedekah berkaitan dengan tolak-balak. Dengan banyak bersedekah, seseorang akan memperoleh limpahan rezeki dan kemenangan.

Rasullullah SAW bersabda : "Wahai Manusia !! Bertobatlah Kamu kepada Allah sebelum mati, segeralah Kamu beramal saleh sebelum Kamu sibuk, sambunglah hubungan dengan Tuhanmu dengan memperbanyak zikir dan memperbanyak amal sedekah dengan rahasia maupun terang-terangan. Tuhan akan memberi Kamu rezeki, pertolongan dan kemenangan". (HR Jabir RA)

Dalam kehidupan bermasyarakat kita bisa melilhat hikmah dari sedekah ini. Seseorang yang memiliki jiwa dermawan amat disukai sesamanya. Logikannya jika orang itu disukai banyak orang maka ia jauh dari bahaya.

Kisah nyata terjadi pada suatu daerah. Dua orang yang sama-sama memiliki ilmu batin memiliki kebun mangga. Ketika hampir musim panen, mangga dari seorang dermawan itu tidak ada yang mencurinya, sebaliknya kebun mangga yang milik orang bakhil itu banyak dicuri anak-anak muda.

Disinyalir, pencurian itu terjadi karena unsur  "Tidak Suka" dengan pemilik kebun. Sedangkan anak-anak muda itu mengapa tidak mau mencuri kebun milik sang dermawan, rata-rata mereka mengutarakan keengganannya "Ah dia orang baik kok kita kerjain" katanya, nah anda ingin menang dan sakti dunia akhirat ?? perbanyaklah sedekah.

8. Mengurangi Makan dan Tidur.

a.Puasa
Sebuah laku tirakat yang universal yang berlaku untuk seluruh makhluk hidup adalah puasa. Ulat agar bisa terbang menjadi kupu-kupu harus berpuasa terlebih dahulu, ular agar bisa ganti kulit harus puasa terlebih dahulu dan ayam agar bisa beranak pun harus puasa terlebih dahulu.

Secara budaya banyak hal yang dapat diraih melalui puasa. Orang-orang terdahulu tanpa mempermasalahkan sisi ilmiahnya aktivitas puasa telah berhasil mendapatkan segala daya linuwih atau keistimewaan melalui puasa yang lazim disebut tirakat.

Para spiritualis mendapatkan Wahyu maupun Wisik ( Petunjuk ghoib melalui puasa terlebih dahulu ). Dan tradisi itu masih terus dilestarikan orang-orang zaman sekarang. Intinya sampai kapanpun orang tetap meyakini dengan mengurangi makan dalam hal ini adalah puasa, seseorang akan memperoleh inspirasi baru, intuisi.

Tradisi kita, ketika secara budaya sudah tiada lagi tempat untuk bertanya, melalui puasa seseorang bisa mendapatkan telinga yang baru dan ketika ia tak lagi mampu berkata, dengan puasa seseorang mampu memperoleh mulut yang baru.

Secara logika, puasa adalah bentuk kesungguhan yang diwujudkan melalui melaparkan diri. Hanya orang-orang yang sungguh-sungguh saja yang sanggup melakukannya. Aktivitas ini jika ditinjau dari sisi ilmu batin, menunjukan bahwa kesungguhan memprogram niat itu yang akan menghasilkan kelebihan-kelebihan.
Karena didalam puasa itu tidak hanya bermakna melaparkan diri semata. Lebih dari itu, berpuasa memiliki tujuan manonaktifkan nafsu syaithoni.

Non aktifnya nafsu secara tidak langsung meninggikan taraf spiritual manusia, sehingga orang-orang yang berpuasa do'a nya makbul dan apa yang terusik dalam hatinya sering menjadi kenyataan.

b.Mengurangi tidur di malam hari
Orang-orang terdahulu memiliki ketajaman mata batin dan manjur Ilmu kanuragannya karena kuatnya dalam Laku Melek atau mengurangi tidur malam hari. Bahkan burung hantu yang dilambangkan sebagai lambang ilmu pengetahuan pun disebabkan karena kebiasannya "Tafakur " pada malam hari.

Dalam filosofi ilmu batin, memperbanyak tafakur malam hari menyebabkan seseorang memiliki "Mata Lebar", yaitu ketajaman dalam melihat dan membaca apa-apa yang tersirat dibalik kemisterian alam semesta ini.

Bahkan ketika agama Islam datang pun membenarkan informasi sebelumnya yang dibawa oleh agama lain. Hanya Islam yang menginformasikan bahwa dengan ber-Tahajud ketika orang lain terlelap dalam tidur, menyebabkan orang itu akan ditempatkan Allah SWT pada tempat yang terpuji.

Pada keheningan malam terdapat berbagai hikmah. Melawan "Nafsu" tidur menuju ibadah kepada Allah SWT dan dalam suasana hening itu konsentrasi mudah menyatu. Saat inilah Allah SWT memberikan keleluasaan kepada hamba-hamba-Nya guna memohon apa saja yang diinginkan.

Banyak para spiritualis yang memiliki keunikan dalam ilmu batin bukan karena banyaknya ilmu dan panjangnya amalan yang dibacanya, melainkan karena laku prihatin pada malam harinya. Insya Allah seseorang yang membiasakan diri tafakur dan beribadah pada malam hari, maka Allah SWT akan memberikan keberkahan dalam ilmu-ilmunya.

9. Zikir Kalimah Tauhid.
Ada hal-hal yang tersembunyi dibalik zikir kalimah Tauhid "La ilaha illallah" pertama, zikir ini disebut sebagai sebaik-baiknya zikir, berdasarkan hadist riwayat Nasa'i, Ibnu Majjah, Ibnu Hibban, dan Hakim "Afdhaluzd dzikri La ilaha Illallaahu" yang artinya : sebaik-baik zikir adalah La ilaha illallah.

Kemudian pada hadist yang lain disebutkan bahwa dengan zikir kalimah Tauhid ini menyebabkan pintu langit terbuka, selagi yang membaca kalimah itu orang yang menjauhi dosa-dosa besar. Sedangkan dengan mengamalkan zikir kalimah ini, sepanjang zikir ini diamalkan secara tulus ikhlas mengharap ridho Allah SWT, justru Allah yang akan mengatur potensi manusia.

Dalam hadist Qudsy tersurat : "Barang siapa disibukkan zikir kepada-Ku sehingga tidak sempat memohon dari-Ku maka Aku akan memberikan yang terbaik dari apa saja yang Ku berikan".

Artinya : hikmah dari zikir kalimah Tauhid  itu, seseorang akan diberi karunia oleh Allah SWT walau jenis karunia itu tidak dimintanya. Ini Yang disebut dengan rezeki yang tak terduga-duga.

Hikmah lain, dari membiasakan diri berzikir kalimah "La ilaha illallah ", secara tidak langsung berarti merekam kalimat itu pada alam bawah sadar manusia. Seseorang dalam kondisi kritis, kalimat yang reflek muncul dari alam bawah sadarnya adalah kalimat yang paling akrab dengan lidah dan hatinya.

Maka, seseorang yang istiqomah dalam zikir kalimah "La ilaha illallah ", bila saat sakaratul maut hendak menjemput, Insya Allah kalimat itu yang akan muncul dari mulutnya. Dengan demikian berlakulah janji Allah SWT bahwa seseorang yang diakhir hayatnya mengucapkan kalimat "La ilaha illallah",  maka sorgalah balasannya.

Menyimak hal-hal dibalik kalimah Tauhid  ini, ada dua keuntungan yang bisa kita raih. Pertama keuntungan dunia berupa ketenangan hati akibat bias dari aktivitas zikir, juga keuntungan dunia berupa datangnya karunia yang dilimpahkan yang lebih baik dibanding hamba lain yang meminta.
Sedangkan pahala akhiratnya adalah menemui kematian dengan Khusnul Khotimah. Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang memperoleh keuntungan dunia akhirat. Amin.

10. Memakai Wewangian.
Kalau kekuatan fisik seseorang ditentukan dari ototnya. Kekuatan ilmu batin ditentukan dari roh. Memperkuat roh, salah satu caranya dengan wewangian. Karena itu orang yang sedang mempelajari ilmu batin atau ingin melestarikan kekuatan ilmu batin dalam jiwa raganya, ia dituntut selalu mengenakan wewangian.

Disebutkan, wewangian amat dibenci setan dan disukai para malaikat. Pengertian "Wangi" disini bukan sekedar wangi karena bau minyak wangi. Wangi yang hakiki adalah wanginya kepribadian, dan itu berarti Ahlakul Karimah. Tentu saja, melengkapi antara syareat dan hakikat itu seseorang memang disunahkan memakai wewangian sekaligus menghiasi diri dengan Ahlak yang baik.

Tetapi perlu diingat bahwa ketajaman mata batin juga sangat dipengaruhi oleh bersih tidaknya hati seseorang dan mengamalkan ilmunya. jadi sebaiknya kita ingat hal ini.

Ketajaman mata batin  sering di identikkan dengan kemampuan untuk melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi  mata batin itu sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus...Wallahu a’lam.

Dan sebagai mahkluk dengan derajat paling tinggi hendaklah kemampuan kita bisa membuat kita semakin tinggi derajatnya dengan berbuat baik.
bbbb

Rahasia Sedekah Yang Membuka Pintu Rejeki Terbuka

                          Rahasia sedekah yang membuat pintu rejeki terbuka bukan suatu hal yang mustahil karena sudah banyak dijelaskan dalam hadis hadis yang banyak diriwayatkan oleh pra shohabat dan juga hli hadis. Kenapa ? karena pintu rejeki ada hubungannya dengan cara kita mendapatkan dan juga cara kita membelanjakan rejeki dalam kehidupan sehari hari. Salah satu yang jelas tentang hal ini adalah  dijelaskan oleh nabi Muhammad saw, sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah dalam al-Quran, jauh sebelum literatur-literatur lainnya memberikan keterangan mengenai rahasia yang terkandung di balik praktik sedekah.

Adalah ustadz Yusuf Mansyur yang memopulerkan bahasan mengenai rahasia sedekah ini dalam ceramah-ceramah yang diberikannya kepada masyarakat, bahkan buku mengenai rahasia sedekah sudah bisa kita temukan di toko buku.

Lantas, apa saja rahasia yang terkandung di balik sedekah ini?

Beberapa di antaranya adalah:

A. Rahasia sedekah: Kematian


Rasulullah saw bersabda:

Baca juga Amalan ahli surga masa kini

Sedekah dapat menolak kematian yang buruk. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 2)

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata:

Pada suatu hari orang yahudi lewat dekat Rasulullah saw, lalu ia mengucapkan: Assam alayka (kematian atasmu). Rasulullah saw menjawab: Alayka (atasmu). Lalu para sahabatnya berkata: Ia mengucapkan salam atasmu dengan ucapan kematian, ia berkata: kematian atasmu. Nabi saw bersabda: “Demikian juga jawabanku. Kemudian Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya orang yahudi ini tengkuknya akan digigit oleh binatang yang hitam (ular dan kalajengking) dan mematikannya. Kemudian orang yahudi itu pergi mencari kayu bakar lalu ia membawa kayu bakar yang banyak. Rasulullah saw belum meninggalkan tempat itu yahudi tersebut lewat lagi (belum mati). Maka Rasulullah saw bersabda kepadanya: Letakkan kayu bakarmu. Ternyata di dalam kayu bakar itu ada binatang hitam seperti yang dinyatakan oleh beliau. Kemudian Rasulullah saw bersabda: Wahai yahudi, amal apa yang kamu lakukan? Ia menjawab: Aku tidak punya kerjaan kecuali mencari kayu bakar seperti yang aku bawa ini, dan aku membawa dua potong roti, lalu aku makan yang satu potong dan satu potong yang lain aku sedekahkan pada orang miskin. Maka Rasulullah saw bersabda: Dengan sedekah itu Allah menyelamatkan dia. Selanjutnya beliau bersabda: Sedekah dapat menyelamatkan manusia dari kematian yang buruk. (Al-Wasail 6: 267, hadis ke 4)


B. Rahasia sedekah: Bertambahnya rezeki

Baca juga Doa dan amalan penangkal santet alami

Rasulullah saw bersabda:
Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11)


C. Rahasia sedekah: Bahaya

Baca juga Doa rujuk kembali suami istri

Rasulullah saw bersabda:
Mulai pagi harimu dengan sedekah, barangsiapa yang memulai pagi harinya dengan sedekah ia tidak akan terkena sasaran bala. (Al-Wasail 6: 257, hadis ke 15)

Jika ada seseorang yang rajin sedekah ia menjadi lapang pintu rejekinya, kita jangan heran karena semakin banyak rejeki kita sedekahkan dengan iklas , maka semakin banyak rejeki yang kita terima karena Allah SWT melipatgandakan rejekin tersebut. Dan ada rahasia yang terkandung dalam sedekah yang di belanjakan kepada fakir miskin atau pada orang yang benar benar membutuhkan. Rahasia itu adalah;
RAHASIA PERTAMA

“Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan). Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik."

Baca juga Doa puter giling

Pesan Nabi: Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu. Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. "Kumpulkan seribu ulama untuk berdo'a. Maka do'a ibumu jauh lebih mustajabah.”

RAHASIA KEDUA

”Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.



Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat).



Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, ‘Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.’ Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan. Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.



RAHASIA KETIGA

“Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka," Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya. Benar di Al Qur'an ada satu ayat yang kira-kira artinya: Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga”, (QS Ath Thalaq 2-3).“Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?



“Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!” “Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.”“Walau pun itu orang kaya?” “Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.”



“Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,” “Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,”



“Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.”

RAHASIA KEEMPAT

“Jangan mempermainkan wanita”. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja. “Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdo'a untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.”

“Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya."

“Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya.”

Karena memang rejeki, mati dan jodoh sudah menjadi rahasia sang pencipta , maka kita tidak usah berandai andai atau mengundi nasib dan kekayaan kepada selain Allah. jangan silau harta karena kita bisa terjerumus dalam kessatan.
Baca juga makrifat merupakan bagian indra ke enam
bbbb

Mata Batin Merupakan Indera Keenam

                   mata bathin sudah bukan hal asing bagi telinga kita ketika seseorang bisa mendapatkan kelebihan diluar akal sehat manusia , bukan sihir dan juga bukan ilmu hitam. Pada hakekatnya mata bathin bisa di miliki semua orang karena hal ini memang bawaan lahir setiap oran. Dan benar bahwa mata bathin adalah bagian dari indra ke enam adalah benar dan sah menurut kaifdah ilmu kanuragan.

Mata Batin atau dalam Istilah Tasawuf Al Bathinah merupakan Indera keenam yang Allah berikan kepada setiap manusia, Mata Batin ibarat kaca yang dapat melihat sesuatu (bercermin) atau ibarat pisau tumpul yang dapat diasah sampai tajam sehingga dapat memotong sesuatu benda.

Setiap manusia mempunyai mata batin yang asal mulanya Allah ciptakan bersih tanpa ada noda sedikitpun tetapi kemudian dinodai oleh sifat-sifat buruk dan keduniawian.

Ketika kita masih kecil mata batin kita masih bersih sehingga dapat melihat hal-hal yang ghoib dan mudah menangkap Ilmu Pengetahuan dengan mudah tetapi setelah kita besar mata batin kita sudah ternodai oleh sifat-sifat buruk dan keduniawian sehingga tidak dapat melihat lagi hal-hal yang ghoib (tertutup), tempat mata hati adalah Qalbu ( hati nurani ) yang selalu berubah setiap saat sesuai dengan perbuatan manusia sehari-hari jika berbuat jahat akan lupa kepada Allah maka Qalbu itu menjadi kotor dan jika berbuat baik atau berzikir Qalbu itu akan bersih kembali.


kekuatan mata hati ada beberapa tingkatan.

Tingkat pertama mata hati yang melihat keagungan Allah disetiap objek yang dilihat oleh mata Zahir, ketika melihat bunga maka ia tidak hanya takjub dengan melihat bunga tersebut tetapi akal dan pikirannya langsung bertafakur mengenai keagungan Allah dalam menciptakan keindahan di alam dunia maka tatkala ia merenung ia akan merasa kecil di hadapan Allah dan selalu mengucapkan subhanallah ketika melihat kejadian-kejadian di alam dunia. Mata dzahir melihat fakta mata batin memberikan makna terhadap apa yang diligat oleh mata zahir dan itu tergantung dari kesehatan hati manusia, semakin sehat maka ia akan mendapatkan makna semakin dalam sampai kepada sebuah hakihat dari alam semesta, mata hati tidak bisa menguraikan secara materil apa yang disaksikan oleh mata hati,maka ia memerlukan sebuah perumpamaan untuk menguraikan makna, seperti makna hakikat dunia menurut mata hati bahwa dunia itu adalah bagaikan seorang nenek tua yang sedang berhias sedangkan tubuhnya banyak ulatnya.

Tingkat kedua mata hati yang terbuka dan mendapatkan cahaya hidayah dari Allah, akan mampu menyaksikan dengan keimanan tentang alam setelah jasad dan roh memisahkan, dia meyakini bahwa ada alam setelah alam dunia ini, yaitu alam kubur, padang mashar, hari pembalasan dan lain sebagainya.

Tingkat Ketiga apabila mata hati semkin kuat dan hati semakin bersih maka ia akan memahami tentang alam keabadian yaitu alam akhirat, kematian di dunia adalah awal dari sebuah perjalanan alam keabadian, kematian hanya memisahkan jasad dan roh manusia, roh manusialah yang nantinya akan menghadap Allah untuk mempertanggungjawabkan semua amal yang dilakukan di dunia, ahli maksiat tidak akan bisa selamat dengan kematian dan ahli taat tidak akan kehilangan pahala dengan kematian,karena kematian adalah sebuah awal perjalanan menuju alam keabadian yaitu akhirat.

Seorang hamba yang mata hatinya terbuka maka ia tidak akan dirisaukan oleh rezeki yang ia dapatkan, baik banyak atau sedikit rezeki yang ia terima tetap ia akan bersyukur pada Allah, karena baik banyak atau sedikit rezeki yang diterima oleh manusia tetap semua itu milik Allah dan akan dikembalilkan kepada Allah, maka hidupnya akan selalu tenang, dia tau kemana ia harus melangkah dan apa yang harus ia lakukan karena semuanya sudah tercantum dalam Al-quran dan contoh pelaksanaanya sudah ada dalam sosok Rasulullah, ia hidupnya hanya untuk ibadah. Semua aspek kehidupannya akan tertuju kepada Allah, dia Shalat karena Allah, zakat karena Allah, bekerja karena Allah, berkeluarga karena ingin ridho Allah, semuanya untuk Allah. Kalau semuanya untuk Allah buat apa ia risau dengan sedikitnya rezeki, buat apa ia berlaku tidak jujur sedangkan ia meyakini bahwa Allah maha melihat,buat apa ia iri dengan orang yang hartanya lebih banyak dari dia, banyak sedkitnya harta itu semua milik Allah.

Kesimpulannya bahwa semua kelebihan yang diberikan oleh Allah SWT hendaknya berbuah manis dan bisa di jadikan untuk menolong sesama, bukankah orang yang baik dan mempunyai kelebihan semata mata untuk menolong sesama dan bukan sebaliknya.
bbbb

Membuka Gerbang Pintu Makrifat

                           Selamat datng di jalmokiniro blog yang kali ini akan mencoba membahas gerbang ilmu makrifat yang sering dibicarakan orang. Sangat sulit menjelaskan hakikat dan makrifat kepada orang-orang yang mempelajari agama hanya pada tataran Syariat saja, menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadist akan tetapi tidak memiliki ruh dari pada Al-Qur’an itu sendiri. Padahal hakikat dari Al-Qur’an itu adalah Nur Allah yang tidak berhuruf dan tidak bersuara, dengan Nur itulah Rasulullah SAW memperoleh pengetahuan yang luar biasa dari Allah SWT. Hapalan tetap lah hapalan dan itu tersimpan di otak yang dimensinya rendah tidak adakan mampu menjangkau hakikat Allah, otak itu baharu sedangkan Allah itu adalah Qadim sudah pasti Baharu tidak akan sampai kepada Qadim. Kalau anda cuma belajar dari dalil dan mengharapkan bisa sampai kehadirat Allah dengan dalil yang anda miliki maka PASTI anda tidak akan sampai kehadirat-Nya.

Baca juga Doa puter giling

Ketika anda tidak sampai kehadirat-Nya sudah pasti anda sangat heran dengan ucapan orang-orang yang sudah bermakrifat, bisa berjumpa dengan Malaikat, berjumpa dengan Rasulullah SAW dan melihat Allah SWT, dan anda menganggap itu sebuah kebohongan dan sudah pasti anda mengumpulkan lagi puluhan bahkan ratusan dalil untuk membantah ucapan para ahli makrifat tersebut dengan dalil yang menurut anda sudah benar, padahal kadangkala dalil yang anda berikan justru sangat mendukung ucapan para Ahli Makrifat cuma sayangnya matahati anda dibutakan oleh hawa nafsu, dalam Al-Qur’an disebuat Khatamallahu ‘ala Qulubihim (Tertutup mata hati mereka) itulah hijab yang menghalangi anda menuju Tuhan.

Baca juga  Doa rujuk kembali bagi suami istri

Rasulullah SAW menggambarkan Ilmu hakikat dan makrifat itu sebagai “Haiatul Maknun” artinya “Perhiasan yang sangat indah”. Sebagaimana hadist yang dibawakan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya sebagian ilmu itu ada yang diumpamakan seperti perhiasan yang indah dan selalu tersimpan yang tidak ada seoranpun mengetahui kecuali para Ulama Allah. Ketika mereka menerangkannya maka tidak ada yang mengingkari kecuali orang-orang yang biasa lupa (tidak berzikir kepada Allah)” (H.R. Abu Abdir Rahman As-Salamy).

Baca juga Pagar ghaib untuk bayi

Di dalam hadist ini jelas ditegaskan menurut kata Nabi bahwa ada sebagian ilmu yang tidak diketahui oleh siapapun kecuali para Ulama Allah yakni Ulama yang selalu Zikir kepada Allah dengan segala konsekwensinya. Ilmu tersebut sangat indah laksana perhiasan dan tersimpan rapi yakni ilmu Thariqat yang didalamnya terdapat amalan-amalan seperti Ilmu Latahif dan lain-lain.

Masih ingat kita cerita nabi Musa dengan nabi Khidir yang pada akhir perjumpaan mereka membangun sebuah rumah untuk anak yatim piatu untuk menjaga harta berupa emas yang tersimpan dalam rumah, kalau rumah tersebut dibiarkan ambruk maka emasnya akan dicuri oleh perampok, harta tersebut tidak lain adalah ilmu hakikat dan makrifat yang sangat tinggi nilainya dan rumah yang dimaksud adalah ilmu syariat yang harus tetap dijaga untuk membentengi agar tidak jatuh ketangan yang tidak berhak.

Baca juga Amalan ahli surga masa kini

DOA SARMADIYAH : Yang orang banyak menyebutnya dengan “Doa Ilmu Cahaya Ilahi” merupakan amalan dari Syaikh Abu Hayyullah AL-Marzuki Al-Maliky yang di kutib dari kitab Jawahirul Lama’ah, beliau ini merupakan ulama  ahli hikmah pada abad 7 Hijriah, bermazhab Maliky. Sesuai dengan maksud isi doanya, Insy Allah dengan izinNya akan membukakan hijab gerbang pintu makrifat dan kasyaf (terbukanya tirai) hati anda dan anda dapat dengan mudah menyelami samudara  pengertian-pengertian  sir-sir  ilmunya Allah yang maha agung dan luas.

Cara mengamalkanya :

1. Mengucapkan lafal “ALLAH” sebanyak 3456 kali, tiap-tiap  96 kali bacalah doa Sarmadiyah ini
2. Bisa pula lafal “ALLAH” di baca sebanyak 4356 kali, tiap-tiap 66 kali hendaknya bacalah doa Sarmadiyah
3. Lebih utama (Afdhol) bila mengamalkanya dalam keadaan suci dari hadast dan najis, serta di amalkanya di waktu tengah malam selesai mengerjakan shalat Hajat/Tahajud.
 
Baca juga Doa penangkal santet yang ampuh

Artinya :

"Ya Allah hamba mohon pada-Mu dengan kebesaran-Mu dan rahasia-rahasia keTuhanan dengan kemuliaan yang agung, demi kebenaran dzat-Mu yang tinggi, bersih dari segala bentuk dan kesamaran, dan demi kebenaran malaikatmu yang memiliki sifat-sifat cemerlang, demi arsyMu yang penuh diliputi serba cahaya, apapun yang ada di arsy serba rahasia, Engkau perkenankanlah hajatku.....(Sebutkan Hajat anda) Hamba percaya kepada-Mu  ya Allah 3x ya Quddus 3x, angkatlah dinding kegelapan dan perlihatkanlah kepadaku demi cahaya-Mu, apa yang telah engkau tampakkan terhadap hamba –hambaMu  yang memiliki hati yang cerah. Ya Tuhan yang telah memberi pakaian pada hati orang-orang  yang ahli makrifat dengan pakaian cahaya keTuhanan, sehingga malaikatpun tidak mampu mengangkat kepala mereka karena sifat keperkasaan, ya Allah yang telah berfirman dalam kitabnya yang mulia dan ayat-ayatNya yang abadi, "Allah cahaya langit dan bumi, cahayaNya laksana kaca tembus yang didalamnya ada sebuah lampu, lampu itu laksana kaca kristal berkelap-kelip dinyalakan dengan sebatang kayu zaitun yang diberkati (nyalanya) tidak (bergoyang) ke barat maupun ke timur, hampir-hampir minyaknya saja sudah dapat menerangi tanpa sentuhan api, cahaya diatas cahaya, Allah berikan petunjuk kepada cahayaNya siapa yang ia kehendaki, dan Allah berikan perumpamaan untuk manusia dan Allah maha tahu terhadap segala sesuatu. Dan semoga senantiasa Shalawat (Keberkahan/doa) Allah tersanjung kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan para sahabat-sahabatntnya, berupa shalawat yang sempurna, kesejahteraan yang sempurna, yang abadi dengan keabadian Allah yang Maha luhur dan Maha agung”.


PERHATIAN :

Manusia tidak akan mungkin bisa mencapai Makrifat, Mukasyafah, Musyahadah dan Mahabbah jika tidak atas izin, kehendak serta kuasa dari Allah swt. Insya Allah Anda sudah sangat seiring mengucapkan kalimat ini "Bismillahirrahmanirrahimi" Yang artinaya kurang lebih : Dengan menyebut Nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Ini ada kaitanya dengan kisah Sunan Kali Jaga menghadang Sunan Bonang, lalu Sunan Kali Jaga minta di ajarkan sebuah ilmu yaitu ilmu huruf Ba (Huruf Hijaiyah) kepada Sunan Bonang.

Lalu pun Sunan Bonang menerima beliau menjadi muridnya dan akan mengajarkan ilmu huruf ba tapi dengan suatu syarat beliau harus bertapa, karena beliau sudah masuk Islam maka bertapanya adalah dengan melakukan khalwat/uzlah (Menyepi menyendiri dari keramain manusia untuk bertafakur, taqorrub dengan bermujahadah beribadah/dzikir kepada Allah) beliau melakuknaya di tepi sungai Brantas, makanya beliau terkenal dengan sebutan Sunan Kali Jaga.

Ilmu Ba sendiri memiliki arti Bi (istilah Arab) yang artinya dengan, sedangkan yang di maksud dengan disini adalah : dengan izin Allah, dengan kehendak Allah semuanya bisa terjadi dan tidak terjadi.

Maka sebagian ulama ahli hikmah mengatatakan, inti dari kalimat "Bismillahirrahmanirrahimi": Terdapat  pada kalimat  "Bismillah", Sedangkan inti dari kalimat "Bismillah" terdapat pada kalimat "Bi atau Ba" yang artinya  Dengan.

Sebagai manusia yang doif yang penuh silau dan khilaf di dalam mengarungi bahtera kehidupan ini guna mencapai kebahagian dan kesuksesan, kita di wajibkan untuk senantiasa melakukan 3 hal ini :
1. Berdoa,
 2. Berusaha,
3. Tawakkal kepada Allah.
Baca juga mata bathin merupakan bagian indra ke enam
bbbb

MENGOLAH GURU SEJATI


Guru Sejati yakni rahsa sejati; meretas ke dalam sukma sejati, atau sukma suci, kira-kira sepadan dengan makna roh kudus (ruhul kudus/ruh al quds). Kita mendayagunakan Guru Sejati kita dengan cara mengarahkan kekuatan metafisik sedulur papat (dalam lingkup mikrokosmos)  untuk selalu waspada dan jangan sampai tunduk oleh hawa nafsu. Bersamaan menyatukan kekuatan mikrokosmos dengan kekuatan makrokosmos yakni papat keblat alam semesta yang berupa energi alam dari empat arah mata angin, lantas melebur ke dalam kekuatan pancer yang bersifat transenden (Tuhan Yang Mahakuasa). Setiap orang bisa bertemu Guru Sejatinya, dengan syarat kita dapat menguasai hawa nafsu negatif; nafsu lauwamah (nafsu serakah; makan, minum, kebutuhan ragawi), amarah (nafsu angkara murka), supiyah (mengejar kenikmatan duniawi) dan mengapai nafsu positif dalam sukma sejati (al mutmainah). Sehingga jasad dan nafs/hawa nafsu lah yang harus mengikuti kehendak sukma sejati untuk menyamakan frekuensinya dengan gelombang Yang Maha Suci. Sukma menjadi suci tatkala sukma kita sesuai dengan karakter dan sifat hakekat gelombang Dzat Yang Maha Suci, yang telah meretas ke dalam sifat hakekat Guru Sejati. Yakni sifat-sifat Sang Khaliq yang (minimal) meliputi 20 sifat. Peleburan ini dalam terminologi Jawa disebut manunggaling kawula-Gusti.
 Tradisi Jawa mengajarkan tatacara membangun sukma sejati dengan cara ‘manunggaling kawula Gusti’ atau penyatuan/penyamaan sifat hakikat makhluk dengan Sang Pencipta (wahdatul wujud). Sebagaimana makna warangka manjing curiga; manusia masuk kedalam diri “Tuhan”, ibarat Arya Sena masuk kedalam tubuh Dewaruci. Atau sebaliknya, Tuhan menitis ke dalam diri manusia; curigo manjing warongko, laksana Dewa Wishnu menitis ke dalam diri Prabu Kreshna.


Sebagai upaya manunggaling kawula gusti, segenap upaya awal dapat dilakukan seperti melalui ritual mesu budi, maladihening, tarak brata, tapa brata, puja brata, bangun di dalam tidur, sembahyang di dalam bekerja. Tujuannya agar supaya mencapai tataran hakekat yakni dengan meninggalkan nafsul lauwamah, amarah, supiyah, dan menggapai nafsul mutmainah. Kejawen mengajarkan bahwa sepanjang hidup manusia hendaknya laksana berada dalam “bulan suci Ramadhan”. Artinya, semangat dan kegigihan melakukan kebaikan, membelenggu setan (hawa nafsu) hendaknya dilakukan sepanjang hidupnya, jangan hanya sebulan dalam setahun. Selesai puasa lantas lepas kendali lagi. Pencapaian hidup manusia pada tataran tarekat dan hakikat secara intensif akan mendapat hadiah berupa kesucian ilmu makrifat. Suatu saat nanti, jika Tuhan telah menetapkan kehendakNya, manusia dapat ‘menyelam’ ke dalam tataran tertinggi yakni makna kodratullah. Yakni substansi dari manunggaling kawula gusti sebagai ajaran paling mendasar dalam ilmu Kejawen khususnya dalam anasir ajaran Syeh Siti Jenar. Manunggling Kawula Gusti = bersatunya Dzat Pencipta ke dalam diri mahluk. Pancaran Dzat telah bersemayan menerangi ke dalam Guru Sejati, sukma sejati.
Baca juga Membuka gerbang pintu makrifat
bbbb

Hakekat Guru Sejati Dan Mengolah Rasa



 Kembali pada pembahasan Guru Sejati. Melalui 3 langkahnya (Triwikrama) Dewa Wishnu (Yang Hidup), mengarungi empat macam zaman (kertayuga, tirtayuga, kaliyuga, dwaparayuga), lalu lahirlah manusia dengan konstruksi terdiri dari fisik dan metafisik di dunia (zaman mercapada). Fisik berupa jasad atau raga, sedangkan metafisiknya adalah roh beserta unsur-unsur yang lebih rumit lagi. Ilmu Jawa melihat bahwa roh manusia  memiliki pamomong (pembimbing) yang disebut pancer atau guru sejati. Pamomong atau Guru Sejati berdiri sendiri menjadi pendamping dan pembimbing roh atau sukma. Roh atau sukma di siram “air suci” oleh guru sejati, sehingga sukma menjadi sukma sejati. Di sini tampak Guru sejati memiliki fungsi sebagai resources atau sumber “pelita”  kehidupan. Guru Sejati layak dipercaya sebagai “guru” karena ia bersifat teguh dan  memiliki hakekat “sifat-sifat” Tuhan (frekuensi kebaikan) yang abadi konsisten  tidak berubah-ubah (kang langgeng tan owah gingsir). Guru Sejati adalah proyeksi dari rahsa/rasa/sirr yang merupakan rahsa/sirr yang sumbernya adalah kehendak Tuhan; terminologi Jawa menyebutnya sebagai Rasa Sejati. Dengan kata lain rasa sejati sebagai proyeksi atas “rahsaning” Tuhan (sirrullah). Sehingga tak diragukan lagi bila peranan Guru Sejati akan “mewarnai” energi hidup atau roh menjadi energi suci (roh suci/ruhul kuddus). Roh kudus/roh al quds/sukma sejati, telah mendapat “petunjuk” Tuhan –dalam konteks ini hakikat rasa sejati– maka peranan roh tersebut tidak lain sebagai “utusan Tuhan”. Jiwa, hawa atau nafs yang telah diperkuat dengan sukma sejati atau dalam terminologi Arab disebut ruh al quds. Disebut juga sebagai an-nafs an-natiqah, dalam terminologi Arab juga disebut sebagai an-nafs al-muthmainah, adalah sebagai “penasihat spiritual” bagi jiwa/nafs/hawa. Jiwa perlu di dampingi oleh Guru Sejati karena ia dapat dikalahkan oleh nafsu yang berasal dari jasad/raga/organ tubuh  manusia. Jiwa yang ditundukkan oleh nafsu hanya akan merubah karakternya menjadi jahat.

Ilmu seseorang dikatakan sudah mencapai puncaknya apabila sudah bisa menemui wujud Guru Sejati. Guru Sejati benar-benar bisa mewujud dalam bentuk “halus”,  wujudnya mirip dengan diri kita sendiri. Mungkin sebagian pembaca yang budiman ada yang secara sengaja atau tidak pernah menyaksikan,   berdialog, atau sekedar melihat diri sendiri tampak menjelma menjadi dua, seperti melihat cermin. Itulah Guru Sejati anda. Atau bagi yang dapat meraga sukma, maka akan melihat kembarannya yang mirip sukma atau badan halusnya sendiri. Wujud kembaran (berbeda dengan konsep sedulur kembar) itu lah entitas Guru Sejati. Karena Guru Sejati memiliki sifat hakekat Tuhan, maka segala nasehatnya akan tepat dan benar adanya. Tidak akan menyesatkan. Oleh sebab itu bagi yang dapat bertemu Guru Sejati, saran dan nasehatnya layak diikuti. Bagi yang belum bisa bertemu Guru Sejati, anda jangan pesimis, sebab Guru Sejati akan selalu mengirim pesan-pesan berupa sinyal dan getaran melalui Hati Nurani anda. Maka anda dapat mencermati suara hati nurani anda sendiri untuk memperoleh petunjuk penting bagi permasalahan yang anda hadapi.
Namun permasalahannya, jika kita kurang mengasah ketajaman batin, sulit untuk membedakan apakah yang kita rasakan merupakan kehendak hati nurani (kareping rahsa) ataukah kemauan hati atau hawa nafsu (rahsaning karep). Artinya, Guru Sejati menggerakkan suara hati nurani yang diidentifikasi pula sebagai kareping rahsa atau kehendak rasa (petunjuk Tuhan) sedangkan hawa nafsu tidak lain merupakan rahsaning karep atau rasanya keinginan.
Sarat utama kita bertemu dengan Guru Sejati kita adalah dengan laku prihatin; yakni selalu mengolah rahsa, mesu budi, maladihening, mengolah batin dengan cara membersihkan hati dari hawa nafsu, dan  menjaga kesucian jiwa dan raga. Sebab orang yang dapat bertemu langsung dengan Guru Sejati nya sendiri, hanyalah orang-orang yang terpilih dan pinilih.

SEDULUR; PAPAT KEBLAT, LIMA PANCER
 Atau Keblat Papat,Lima Pancer, di lain sisi diartikan juga sebagai kesadaran mikrokosmos. Dalam diri manusia (inner world) sedulur papat sebagai perlambang empat unsur badan manusia yang mengiringi seseorang sejak dilahirkan di muka bumi.  Sebelum bayi lahir akan didahului oleh keluarnya air ketuban atau air kawah. Setelah bayi keluar dari rahim ibu, akan segera disusul oleh plasenta atau ari-ari. Sewaktu bayi lahir juga disertai keluarnya darah dan  daging. Maka sedulur papat terdiri dari unsur kawah sebagai kakak, ari-ari sebagai adik, dan darah-daging sebagai dulur kembarnya. Jika ke-empat unsur disatukan maka jadilah jasad, yang kemudian dihidupkan oleh roh sebagai unsur kelima yakni pancer. Konsepsi tersebut kemudian dihubungkan dengan hakekat doa; dalam pandangan Jawa doa merupakan niat atau kebulatan tekad yang harus melibatkan unsur semua unsur raga dan jiwa secara kompak. Maka untuk mengawali suatu pekerjaan disebut dibutuhkan sikap amateg aji (niat ingsun) atau artikulasi kemantaban niat dalam mengawali segala sesuatu kegiatan/rencana/usaha).  Itulah alasan mengapa dalam tradisi Jawa untuk mengawali suatu pekerjaan berat  maupun ringan diawali dengan mengucap; kakang kawah adi ari-ari, kadhangku kang lahir nunggal sedino lan kadhangku kang lahir nunggal sewengi, sedulurku papat kiblat, kelimo pancer…ewang-ewangono aku..saperlu ono gawe


Mengolah Rasa

Apakah kita pernah duduk sejenak untuk merasa-rasakan rasa yang ada pada diri kita: lebih banyak rasa baik atau buruknya?

Beruntunglah bila kesadaran itu masih ada, sehingga kita dapat jujur untuk mengakui rasa mana yang lebih dominan. Karena dengan demikian akan timbul keinginan untuk mengolahnya.

Ketika kita merasakan rasa buruk lebih dominan pasti kita akan berusaha mengolahnya, agar rasa yang ada menjadi baik kembali. Kalau pun rasa itu masih peka dan baik, kita akan berusaha mengasahnya menjadi lebih baik dan lebih peka lagi.

Sama haknya dengan tubuh. Ketika kita merasa tubuh ini sudah tidak beres atau mulai melar, maka timbul keinginan untuk menjaga atau memperbaikinya dengan asupan yang sehat atau dengan melakukan senam untuk mengembalikan ke bentuk semula.

Bila kita memiliki kesadaran bahwa tubuh yang sudah tidak proporsional perlu upaya untuk diolah dengan senam misalnya. Sejatinya perasaan yang sudah tidak proporsional pun perlu melakukan senam tertentu.

Misalnya perasaan kita mudah benci, marah, dengki, iri, atau mudah menghakimi, membandingkan. Perasaan tidak mudah peduli, tidak mudah berempati, tidak mudah terharu.

Bila keadaan ini ada gejalanya pada diri kita, maka perlu kesadaran yang namanya senam mengolah rasa. Bagaimana caranya?

Tentu kita perlu seorang guru atau menggunakan metode meditasi misalnya. Tapi tentu metode yang paling ampuh adalah praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh: ketika rasa benci pada seseorang, segera kita mengolahnya menjadi rasa mengasihi. Saat hendak marah, kita lantas merasakan betapa buruknya muka dan ruginya dengan kemarahan.

Sepertinya halnya senam mengolah tubuh, tentu butuh kesabaran dalam hal ini, sehingga kelak menjadi sebuah kebiasaan dan membentuk karakter kita menjadi manusia yang memiliki kesejatiaan rasa. Biar tidak menjadi omong kosong, pastinya saya yang paling perlu mempraktikkan.
Baca juga Mengolah guru sejati
bbbb

Olah Rasa Mengenal Diri Sendiri

Olah rasa ini berhubungan dengan rasa, batin dan indra ke 6 manusia. Dengan rasa, orang akan lebih peka terhadap sesuatu yang bersifat gaib, dapat mengetahui keberadaan sesuatu gaib, dapat mengetahui apakah sakit yang diderita seseorang merupakan sakit biasa atau karena gaib (ketempelan gaib, kesambet,disantet, guna-guna, dsb), dapat mengetahui cara pengobatannya dan dapat mengetahui sesuatu yang akan terjadi. Kekuatan yang dibangun dalam olah rasa adalah kekuatan rasa (bersifat gaib), dihasilkan oleh cakra tubuh di bagian dada. Kekuatan rasa ini adalah dasar dari kekuatan batin. Pada orang awam, kekuatan rasa biasanya timbul secara spontan (misal: saat kaget,histeris atau lari ketakutan) dan kekuatannya bisa berkali-kali lipat dibandingkan kekuatan fisik biasa. Seseorang yang sudah melatih olah nafas,biasanya juga akan merasakan bagian dari olah rasa, walaupun hanya dasarnya saja. Saat menggunakan energi yang dihasilkan dalam olah pernafasan biasanya dilakukan melalui ‘rasa’, bukan lagi dengan pikiran atau perasaan. Dalam mempelajari olah rasa,biasanya dilakukan cara yang mirip dengan olah batin, yaitu banyak menyepi, puasa, laku
prihatin, meditasi, membaca amalan-amalan, dsb. Dalam kehidupan jaman sekarang cara-cara tersebut tidak
praktis untuk dilakukan. Bila anda ingin mencoba
mempelajarinya, ada beberapa cara praktis yang bisa anda lakukan tanpa perlu banyak mengganggu aktivitas anda sehari-hari sbb :

1.Menyepi

Pengertian menyepi ini bukan berarti anda harus pergi menyepi ke tempat-tempat sepi di gunung, dsb. Cukup anda luangkan waktu untuk berdiam diri, di rumah, di kantor atau di manapun anda berada, untuk
merasakan suasana batin di tempat anda berada (lebih baik bila di tempat terbuka pada malam hari). Biarkan ilham mengalir dalam pikiran anda. Perhatikan, mungkin akan ada ide-ide tertentu atau jawaban-jawaban dari masalah anda yang tidak terpikirkan sebelumnya.
Menyepi ini juga bisa anda lakukan di tempat yang ramai. Artinya anda belajar menemukan suasana sepi (hening) di dalam keramaian tanpa harus pergi keluar dari keramaian. Tujuan
dari menyepi ini adalah untuk membiasakan diri menciptakan suasana hening di dalam rasa dan pikiran, sebagai dasar untuk peka batin.

2. Peka suasana batin

Belajar peka terhadap bisikan-bisikan nurani, firasat, dsb.
Jangan mengabaikan bisikan hati dan firasat, tetapi juga jangan mengada-ada, jangan ber-ilusi.
Peka terhadap ilham yang mengalir di dalam pikiran dan rasa. Kalau bisa, carilah sumbernya darimana ilham itu
berasal.

3. Peka suasana alam.

Belajar peka terhadap suasana alam di manapun anda berada.
Cobalah sesekali pergi ke
tempat wingit atau angker.
Rasakan suasana kegaiban di tempat tersebut. Bila merasakan keberadaan sesuatu roh halus atau energi gaib, cobalah tentukan dimana posisinya berada. Kalau bisa, coba rasakan / bayangkan seperti
apa wujudnya. Bila anda sudah dapat merasakan suasana alam di sesuatu tempat mungkin anda juga akan dapat merasakan bila ada sesuatu yang mengancam, misalnya ada
gaib / binatang berbahaya, dsb.


Ke 3 cara di atas dapat anda terapkan bukan hanya di tempat sepi, tetapi juga di tempat ramai. Bila anda sudah terbiasa melakukan ke 3 cara di atas, berarti anda sudah melakukan oleh rasa dan dasar-dasar kebatinan. Belajarlah untuk menerapkannya dalam
kehidupan sehari-hari anda dalam berbagai bidang. Rasa /feeling / intuisi anda akan lebih tajam, dapat mengira-ira hasil (berhasil atau tidak) dari sesuatu yang anda lakukan, atau merasakan sesuatu
kejadian (baik atau buruk) yang akan terjadi, dan akan lebih mudah mendapatkan ide-ide/ilham atas jawaban
permasalahan yang anda hadapi.
Dalam kehidupan manusia
sehari-hari, apalagi dalam kehidupan modern ini, rasa dan firasat seringkali diabaikan.
Namun bila seseorang
memperhatikan rasa dan
firasatnya, dia sendiri yang akan mendapatkan manfaatnya.
Rasa dan firasat seringkali muncul berupa perlambang rasa. Misalnya, seseorang yang akan bepergian ke luar kota, karena merasa tidak enak hati kemudian membatalkan keberangkatannya. Ternyata kemudian dia mendapat berita bahwa kendaraan yang seharusnya ditumpanginya mengalami kecelakaan. Untunglah
dia tidak jadi berangkat. Apakah ini kebetulan saja? Kadangkala mungkin kita mengalami suatu kejadian yang persis sama seperti yang dahulu sudah pernah terjadi. Tetapi kita tidak tahu kejadian yang
dahulu itu apakah kejadian nyata ataukah kejadian di dalam mimpi. Biasanya kejadian yang dahulu itu adalah kejadian di dalam mimpi. Sedulur Papat kita
sendiri yang memberikan mimpi tersebut. Kita saja yang tidak tanggap.
Kadangkala kita melamun atau ilham mengalir begitu saja,hanya kita saja yang tahu, atau mungkin secara spontan kita ucapkan tanpa dipikir dahulu, tentang sesuatu kejadian yang
akan datang atau tentang seseorang (biasanya tokoh
manusia) yang akan
mengucapkan / berbuat
sesuatu, dan kejadian tersebut benar-benar terjadi. Dalam hal
ini, para Sedulur Papat kitalah yang memberitahukan hal
tersebut. Sayang sekali kalau kita tidak mengasah kedekatan dengan para sedulur tersebut. Kedekatan itu juga dapat merupakan suatu potensi besar
kemampuan kebatinan yang sayang sekali jika tidak diasah dengan benar. Mungkin potensi
untuk bisa meramal, atau merasakan suatu kejadian yang akan terjadi, atau potensi kemampuan mengobati, dsb akan dilewatkan begitu saja.
bbbb

Belajar Olah Spiritual




Konsep regang, lepas dan rileks adalah salah satu yang terpenting dalam program latihan kita. Gerakan-gerakan peregangan perlu diikuti dengan masa-masa relaksasi untuk memungkinkan darah mengalir melalui otot-otot yang teregang, baik di saat berdiri, rukuk, sujud atau pun duduk.
Gerakan gerakan dalam setiap raka'at berupa relaksasi otot dan syaraf sangat diperlukan bagi tubuh manusia, di samping olah jiwa yang merupakan kunci pokok dalarn perjalanan spiritual. Bentuk istirahat yang biasa memberikan efek relaksasi diantaranya adalah dengan cara merebahkan tubuh, berdiri seperti anak usia balita, atau mendengarkan suara alam berupa gemericik air yang mengalir disertai desiran angin yang menerpa dedaunan bambu. Wewangian yang menembus syaraf penciuman juga memberikan efek relaksasi.

Demikian pula, mengguyur air dan menyentuhkannya ke daerah-daerah yang paling sensitif pada tubuh kita seperti kepala, muka, tangan, serta kaki, akan memberikan rasa segar (fresh). Aroma therapy Nabi pernah menyuruh orang pulang dari masjid gara-gara mulutnya bau bawang putih. Beliau sangat sensitif terhadap bau yang tidak sedap. Tentu larangan ini hanya khusus di waktu menunaikan shalat berjamaah di masjid, karena bau yang tidak sedap sangat mempengaruhi suasana pikiran. Beliau memang sangat memperhatikan apa saja yang berkaitan dengan shalat. Agar seseorang menjadi tenang dan rileks, dapat dilakukan dengan menaburkan minyak wangi pada pakaian ataupun tubuh dengan aroma yang menyejukkan dan menyegarkan. Efek aroma ini akan memberikan ketenangan kepada pikiran dan bathin kita.


Para malaikat menyukai wewangian sehingga rahmat akan turun kepada orang yang menaburi wewangian pada tubuh atau lingkungannya. Hal ini bias dipahami dengan ilmu aroma therapy, bahwa aroma mempunyai efek bermacam-macam dalam mempengaruhi kejiwaan seseorang. Ada aroma yang membangitkan gairah seksualitas seperti wangi bunga mawar, ada aroma yang membuat otak kita menjadi hening dan menentrarnkan dalam wangi bunga lavender, ada juga aroma yang membawa jiwa kita larut dalarn suasana meditatif atau dalarn doa seperti yang terdapat dalam wangi kayu cendana.

Dalarn permainan kuda lumping atau upacara memanggil setan pun, biasa digunakan aroma yang membangkitkan kegarangan clan kemarahan. Pilihlah aroma yang cocok untuk diri Anda, yang memungkinkan membawa perasaan kita menjadi tentram dan memudahkan tercipta suasana hening Sebelum shalat, buatlah keadaan sedemikian nyaman dengan terapi wewangian. Hal ini akan membuat Anda menyukai suasana shalat.

Secara alamiah, tubuh dan otak kita langsung akan merasa istirahat dan tenang ketika mencium harumnya wewangian. Ketenangan pikiran merupakan hal yang terpenting untuk memulai berdialog dengan Allah sehingga kita bisa menerima kehadiran ilharn ke dalam jiwa. Kebiasaan ini merupakan sebagian dari empat karakteristik para Nabi dan Rasul sebagaimana telah diriwayatkan oleh Abu Ayyub AI Anshani: "Abu Ayyub Al Ansharii ra. meriwayatkan, bahwa Rasulullah Saw bersabda: Ada empat karakteristik yang berkaitan dengan amalan para Nabi (Rasuf): Malu, memakai wangi-wangian, memakai siwak dan nikah."(HR. Tirmidzi)

Siti Aisya meriwayatkan: "Aisyah ra. meriwayatkan, Rasulullah saw memerintahkan kami untuk membangun masjid-masjid di berbagai tempat dan membersihkannya serta memberikan wangi wangian di dalamnya." (HR. Abu Dawud) Ketenangan pikiran merupakan hal yang terpenting untuk memulai berdialog dengan Allah sehingga kita bias menerima kehadiran ilham ke dalam jiwa
bbbb